Simak Fakta dan Serba-serbi KPR BNI

Simak Fakta dan Serba-serbi KPR BNI

KPR BNI merupakan salah satu sistem pembiayaan rumah yang cukup diminati oleh masyarakat umum saat ini. Simak fakta dan serba-serbinya selengkapnya.

Saat ini hampir seluruh lembaga keuangan dan perbankan, khususnya Bank Himbara (Himpunan Bank-bank Negara) menawarkan program KPR dengan keuntungan yang sangat menjanjikan.

Salah satu Bank Himbara yang menawarkan program KPR terbaik saat ini adalah KPR BNI.

Dalam beberapa waktu belakangan ini, Bank BNI menjadi salah satu penyedia KPR terbaik dengan program dan promo yang cukup menarik, khususnya untuk kelas menengah.

Hal tersebut juga ditambah banyaknya developer rumah yang bekerjasama dengan BNI dalam layanan penyediaan layanan kredit dan inklusi kepemilikan rumah.

Lantas, jika kamu berencana menggunakan BNI sebagai lembaga pembiayaan rumah, simak pembahasannya berikut ini.

Program-program KPR BNI sesuai kebutuhanmu

Secara umum ada dua jenis produk pada KPR BNI yang bisa kamu pilih dalam mewujudkan rumah impian.

Kedua jenis produk KPR terbaik dari Bank BNI, dapat dideskripsikan sebagai berikut :

1. BNI Griya 

BNI Griya merupakan produk utama dari BNI dalam mengurusi kepemilikan rumah impian kamu saat ini.

Produk BNI Griya merupakan jenis pembiayaan konsumtif yang bisa digunakan untuk tujuan pembangunan atau renovasi rumah, take over rumah maupun pembelian rumah berbasis cluster.

Tak hanya sekadar membeli rumah saja, BNI Griya juga dapat membiayai apartemen, vila, rukan sesuai dengan kebutuhan pemohon.

Perlu diingat, tenor dari BNI Griya maksimal 25 tahun, dengan batas usia saat lunas 55 tahun bagi karyawan dan 65 tahun untuk profesional maupun wiraswasta.

2. BNI Griya Multiguna 

Selain BNI Griya, terdapat juga BNI Griya Multiguna sebagai salah satu jenis KPR dari Bank BNI.

BNI Griya Multiguna merupakan produk kredit konsumtif dari Bank BNI yang berupa properti siap huni atas kepemilikan pasangan, sepanjang tidak ada pisah harta.

Produk BNI Griya Multiguna ini selain digunakan untuk produk KPR, juga bisa digunakan untuk keperluan seperti renovasi rumah sekalipun.

Namun harus diingat, jika tenggat waktu dari BNI Griya Multiguna jauh lebih pendek dari BNI Griya biasa, yakni maksimal hanya sepuluh tahun.

 

Syarat dan ketentuan dalam mengajukan KPR BNI 

Tak hanya sekadar usia saat pelunasan KPR, kamu pun harus mengetahui syarat dan ketentuan pengajuan BNI Griya dengan rincian sebagai berikut.

– Warga Negara Indonesia

– Usia minimum 21 tahun

– Mengisi formulir dan persyaratan dokumen

Persyaratan dokumen yang perlu diperhatikan untuk pemohon:

1. Fotokopi KTP Suami Istri

2. Salinan kartu keluarga

3. Fotokopi surat perkawinan (jika sudah menikah)

4. Lampiran NPWP Pribadi/SPT PPH 21

5. Rekening koran terlampir dalam tiga bulan terakhir

6. Surat keterangan kerja dan slip gaji untuk karyawan

7. Fotokopi izin praktik profesi (dokter, akuntan, psikolog, pengacara)

8. Lampiran legalitas usaha (SIUP, Akta pendirian usaha/AD-ART, NPWP perusahaan, TDP) dari pemerintah daerah atau kotamadya setempat (khusus wiraswasta).

9. Foto 4×6 (Suami dan Istri)

10. Kelengkapan dokumen jaminan

11. Laporan keuangan dua tahun terakhir (keuangan perusahaan dan keuangan pribadi untuk wiraswasta)

 

Biaya-biaya ini harus kamu perhatikan saat mengurus KPR BNI 

Setelah memahami prasyarat pengajuan kredit BNI Griya, kamu pun harus mengetahui tarif dan biaya administrasi selama pengurusan kredit secara terperinci sebagai berikut beserta nominalnya.

1. Biaya provisi : 1% dari maksimal kredit eenmalig

2. Administrasi  : Rp500,000

3. Biaya asuransi jiwa dan kebakaran : ditentukan sesuai dengan kontrak kredit

4. Apraisal dan biaya notaris : ditentukan kemudian

 

Contoh perhitungan simulasi KPR BNI 

Jika kamu sudah berencana untuk mengajukan pembiayaan dari BNI Griya, simulasi berikut ini bisa menjadi contoh yang menarik dalam pengambilan keputusan pembelian.

Analisa dan simulasi berikut ini adalah untuk sebuah rumah dengan harga kurang lebih Rp250 jutaan dengan DP 35% dan masa kredit selama 12 tahun atau 144 bulan.

Sumber : https://eform.bni.co.id/BNI_eForm/griyaSimulation

Perbedaan KPR BNI konvensional dan KPR BNI Syariah 

Serupa tapi tak sama hampir semua Bank Himbara termasuk BNI memiliki anak perusahaan yakni Bank syariah, salah satunya adalah BNI Syariah.

BNI Syariah pun juga memiliki lini produk KPR dengan nama Griya iB Hasanah, sebagai produk KPR unggulannya.

Lantas, adakah perbedaan yang spesifik antara BNI Griya dan Griya iB Hasanah selain faktor konvensional dan syariah?

Ya, perbedaan yang cukup spesifik adalah rate KPR nya. BNI Konvesional memiliki promo bunga fixed (promo bunga ringan di periode awal angsuran) misalnya 8% fixed 3 tahun berarti selama 3 tahun pertama cicilan KPR Anda dikenakan bunga 8% pertahun selama 3 tahun. Setelah masa fixed habis maka cicilan KPR Anda kembali ke bung pasar (BI Rate), misal saat ini BI Rate berkisar antara 12%/tahun. Sedangkan Bank BNI Syariah menggunakan sistem margin flat (tetap) dari awal sampai dengan akhir angsuran.

Perbedaan lainnya adalah tenggang waktu dalam pengurusan KPR.  Sebab, BNI Griya memiliki dengan tenggat maksimum selama 30 tahun, sementara Griya iB Hasanah maksimal 25 tahun.

Jika sudah menjadi nasabah tetap BNI, apakah pengajuan KPR BNI akan semakin mudah? 

Ya, industri perbankan dianalogikan sebagai ekosistem yang sangat penting, khususnya dalam penyaluran kredit antara pihak Bank dan nasabah.

Salah satu implikasi contoh yang kerap ditemukan adalah, ketika nasabah BNI ingin mengajukan KPR Griya.

Lantas, apakah pengajuan BNI Griya terhadap nasabah tetap BNI lebih mudah jika dibandingkan dengan nasabah dari Bank lain?

Jawabannya bisa ya, dan bisa juga tidak.

Sebab, dalam proses pengajuan kredit terdapat salah satu hal penting yang bernama BI Checking.

BI Checking merupakan salah satu tahapan yang harus diperhatikan saat proses pengajuan kredit di seluruh perbankan.

Secara dimensional, BI Checking tidak hanya merujuk pada satu perbankan saja, namun berkaitan dengan banyak Bank untuk memastikan kredibilitas nasabah.

Memang, pada praktiknya nasabah BNI mungkin akan dimudahkan dalam proses penelusuran, namun juga bisa dipersulit apabila ada masalah kredit pada Bank lain atau lembaga leasing.

Oleh sebab itu, hubungan antara payroll dengan pengajuan KPR tidak serta merta memudahkan proses, namun dapat membantu satu sama lain dalam mencegah kredit macet.

Jadi, pastikan performa keuangan kamu dalam keadaan yang sehat untuk mempermudah pengajuan KPR BNI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan Klik disini
Hallo
Ada yang bisa Kami bantu?